Terdapat pengalaman dari seorang teman, mengeluhkan rumahnya baru saja
selesai direnovasi, beberapa minggu kemudian terdapat kerusakan pada
water heater pada rumahnya, beberapa lampu mati, dan pada saat hujan
pada dinding terdapat arus listrik, kemudian teman tersebut melakukan
klaim garansi water heater tersebut ke tempat dia membeli barang
tersebut, setelah dilakukan kunjungan ternyata diketemukan kerusakan
dari water heater tersebut dari sumber listrik yang berasal dari stop
kontak kuat arus nya hanya 170 Volt. lalu teman tersebut menghubungi
konsultan listrik untuk dilakukan pemeriksaan instalasi listrik
rumahnya, ditemukan bahwa instalasi listrik rumahnya tidak sesuai
standar, kabel listrik yang ditanam di tembok tidak mengunakan pipa,
sambungan kabel listrik kendur, dan arus yang melalui kabel listrik
melebihi dari kekuatan kabel. betapa kecewa nya teman tersebut rumah
yang baru direnovasi dan sudah rapih tersebut harus di bobok kembali
dindingnya, plafon dibongkar kembali untuk dilakukan perbaikan instalasi
listrik rumahnya, dan biaya yang dikeluarkan tidak sedikit. Pada saat
renovasi rumah tersebut, pekerjaan listrik diserahkan kepada Kontraktor
bangunan, dan yang mengerjakan instalasi tersebut adalah tukang bangunan
yang mengerjakan pekerjaan konstruksi juga, karena agar biaya renovasi
tidak besar, tenyata lebih banyak biaya yang dikeluarkan teman tersebut
dalam merenovasi rumahnya.
No hp berapa
ReplyDelete